Headlines News :
Home » » Peran KB Dalam Pembangunan Nasional

Peran KB Dalam Pembangunan Nasional

Written By suara kampar on Selasa, 20 November 2012 | 19.03

Bangkinang, Wakil Bupati Kampar H Ibrahim Ali SH mengatakan upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk melalui program Keluarga Berencana (KB) sangat berperan dalam mendukung pencapaian tujuan Nasional karena melalui program KB pertambahan dan pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali dapat dihindari sehingga setiap keluar dapat merencanakan kehidupan menjadi berkualitas dan sejahtera.
Hal tersebut dikatanya saat memberikan pengaraha sekaligus membuka Pencanangan Bhakti Sosial TNI KB Kesehatan tingkat Kabupaten Kampar tahun 2012 di Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu. Kamis 14/6 
Dikatakanya, keberhasilan pembangunan di segala bidang sangat ditentukan dari pembungan kependudukan karena penduduk adalah obyek dan sekaligus subyek dari pembangunan, oleh karena itu pembangunan harus berpusat kepada penduduk (people centered development) dan kita harus memperhatikan fakta kependudukan di Indonesia saat ini. 
Dampak dari kondisi ini akan meningkatkan beban pemerintah, baik pusat maupun daerah terutama dalam penyediaan pemenuhan kebutuhan dasar penduduk seperti penyediaan pangan, kesehatan, pendidikan, lapangan kerja, energi dan lain-lain. 
Jumlah penduduk berdasarkan indonesia berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2010 berjumlah 237,6 juta jiwa dan laju pertumbuhan penduduk 1,49 persen pertahunnya, Kabupaten Kampar dengan jumlah penduduk 686.030 jiwa dan laju pertumbuhan penduduk 3,99 persen. Dengan jumlah yang besar ini kualitasnya relatid rendah terjadi hampir di semua tingkat wilayah baik di daerah padat maupun di daerah jarang penduduknya. 
Jika kelahiran penduduk tidak dikelola maka akan semakin banyak lahir penduduk-penduduk baru dengan kualitas yang rendah. Daerah yang sangat jarang penduduknya akan semakin di isi oleh penduduk yang baru yang rendah pula kualitasnya. 
Hal ini berdampak semakin sulitnya bagi pemerintah baik pusat maupun daerah untuk mengelolanya. Dalam konteks kualitaspenduduk yang rendah, penting untuk digaris bawahi bahwa ada kaitan erat antara angka kelahiran dengan kemiskinan. 
Berbagai survey menunjukan bahwa Total Fertilitu Rate (TFR) perempuan dengan indeks kesejahteraan rendah lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan dengan indeks kesejahteraan tinggi. Fenomena ini mempunyai implikasi yang mendasar bagi leberhasilan pembangunan. 
Namun demikian lanjut Ibrahim Ali, masalah kependudukan tetap menjadi isu yang sangat penting dan mendesak, terutama yang berkaitan dengan aspek pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas penduduk dan pengarahan mobilitas penduduk. 
Upaya mengatasi berbagai persoalan kependudukan yang mengemuka saat ini tidak ada selain melaksanakan dan mensukseskan program kependudukan dan KB Nasional secara konsisten dimana program KB harus didukung oleh berbagai pihak termasuk TNI yang memberi peran strategis dalam pembangunan sosial karen TNI mempunyai garis komando cukup kuat sampai kejajarannya di lini lapangan untuk menggerakkan program KB. 
Wakil Bupati menjelaskan bahwa penurunan kualitas SDM akan mengakibatkan kekhawatiran terhadap Los Generation akan terjadi seperti angka kematian ibu melahirkan dan kematian bayi yang sangat sulit diturunkan akibat sering ibu melahirkan jumlah anak yang dimiliki semakin banyak, apalagi bila kehamilan terjadi pada usia remaja atau usia tua serta akibat kehamilan yang tidak diinginkan. 
Dalam hal ini TNI mempunyai 2 potensi yang cukup besar yaitu jaringan penggerakan penyuluhan yang berada disetiap tingkatan wilayah sampai kepedasaan dan jaringan pelayanan berupa RS dan klinik KB beserta tenaga medis tehnis serta sarana prasarana pendukungnya sampai ke Kabupaten/kota. 
Wakil Bupati Kampar mengharapkan dalam kegiatan ini terjalin kerjasama yang baik dan harmonis baik antara TNI dan jajarannya dengan dinas kesehatan maupun dengan jajaran pengelolaan program KB serta instansi terkait lainnya terutama dengan pemerintah kecamatn se Kabupaten Kampar. 
Pemerintah kecamatan se-Kabupaten Kampar agar memberikan perhatian yang khusus agar membantu mediasi dalam kegiatan ini hingga akhir bulan oktober 2012 serta Dinas Kesehatan BPPKB kab.Kampar agar dapat memberikan bimbingan monitoring pelaksanaan serta melakukan evaluasi dan penilaian kegiatan bhakti sosial ini. 
Ketua pelaksana Pasiter Kodim 0313/KPR Kapten CZI Sudormaji dalam laporannya mengatakan pelaksanaan bhakti sosial ini meliputi pelayanan KB, pelayanan Kesehatan, sunatan massal serta bazar. 
Hadir pada acara tersebut Wakil Ketua DPRD Kampar Hj Eva Yuliana, Kasdim 0313/KPR Mayor Inf Arief Widiantoro, Waka Polres Kampar Kompol Anuardi S.Ik, Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, kepala Dinas dan kantor dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, Kadis Camat se-Kabupaten Kampar
Share this post :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. suarakampar - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger